Posted by adminstmik Info Kampus, Info LPM

SINKRONISASI SPMI DENGAN IAPT 3.0 DAN IAPS 4.0

KOTABUMI – Diluncurkannya instrumen akreditasi yang baru dengan versi 3.0 oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak Oktober 2018 lalu, perlu lebih dikenal dan dimengerti lebih jauh oleh Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 3.0, terus disosialisasikan agar perguruan tinggi dapat menyesuaikan mutu mengingat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin cepat.
Dalam hal ini, STMIK Dian Cipta Cendikia Kotabumi mengirimkan bagian Lembaga Penjaminan Mutu untuk mengikuti workshop dengan tema Sinkronisasi SPMI dengan IAPT 3.0 dan IAPS 4.0. Workshop yang digelar Senin 27 Mei 2019, dan dihadiri oleh utusan Perguruan Tinggi yang ada di wilayah II.
Sebagai pemateri pertama dalam acara tersebut, Bapak Masluhin Hajaz, ST., selaku Kasubdit Penguatan Mutu, Ditjen Belmawa Kemenristek Dikti dan pemateri kedua Ibu Dr. Ir. Setyo Pertiwi, M.Agr., sebagai Tim Pengembang SPMI Direktorat Penjaminan Mutu.
Dalam materi tersebut mengatakan standar mutu kampus menitik beratkan pada kualitas outcome Perguruan Tinggi sebagai aspek yang penting untuk diperhatikan. Mengingat aspek ini berkaitan dengan bagaimana lulusan perguruan tinggi dapat mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kompetensinya. “Peningkatan penjaminan mutu sesuai standar yang ditentukan akan memberikan rasa puas pada customer dan steak holder,”.
Ia berharap worshop kali ini menjadi momentum untuk terjalinnya networking antara partisipan. Sehingga kedepannya menjadi patner untuk maju bersama.
Kasubdit Penguatan Mutu Kemenristek Dikti, Masluhin Hajaz, ST, mengatakan, Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) digunakan untuk akreditasi. Karena saat ini sembilan puluh persen menggunakan SPMI,” katanya saat menyampaikan materi dengan judul Penguatan Budaya Mutu Melalui Implementasi SPMI.
Dalam workshop kali ini, pihaknya juga menginspirasi para peserta untuk membuat instrumen. Bukan memberikan bocoran mengisi instrumen. Ia menegaskan, untuk meningkatkan SPMI, maka pimpinan dan jajaran dosen memiliki visi dan presepsi yang sama. Semua komponen kampus harus satu tujuan.
Dan materi terakhir diisi oleh Bapak Prof. Slamet Widodo, MS. MM. Selaku Kepala LLDIKTI Wilayah II beliau menegaskan Bagaimana caranya penjaminan mutu terus meningkat. “Pimpinan harus mempunyai visi dan pemikiran yang kuat. Bagaimana kampus bisa terus maju dengan mutu yang bagus,”.

Tags:

About Author